Bola

bola2

bola2

Suatu saat seorang profesor melakukan sebuah simulasi. Dia membawa satu ember, dua bola besar (memang besarnya tidak melebihi besarnya ember), sekarung kecil bola-bola kecil dan sekarung pasir. Kemudian sang profesor menyuruh dua mahasiswa untuk melakukan dua hal yang berbeda. pertama, mahasiswa disuruh untuk memasukan pasir, kemudian batu kecil dan akhirnya bola besar. Kedua, mahasiswa yang lain disuruh untuk memasukkan dua bola besar dahulu, kemudian memenuhi embernya dengan batu-batu kecil, dan akhirnya dengan pasir. Ternyata, mahasiswa kedua mampu memasukan semuanya, dan mahasiswa pertama tidak dapat memasukan satu bola besar karena ember telah terpenuhi material yang lain.

Berdasarkan simulasi di atas, Sang Profesor mengajukan satu pertanyaan kepada para mahasiswa. Hikmah apa yang didapatkan dari simulasi di atas? Ada satu mahasiswa yang menjawab bahwa berdasarkan simulasi itu, kita harus mengisi waktu kita dengan berbagai kegiatan mulai dari kegiatan yang besar sampai dengan kegiatan yang kecil sebesar pasir. Kemudian sang Profesor menanggapi jawaban mahasiswa itu. Sang Profesor mengemukakan bahwa jawaban sang mahasiswa benar, namun ada yang lebih penting dari makna itu. Bahwa, untuk mengisi waktu hidup kita, utamakanlah dahulu mengisi waktu dengan hal-hal yang penting seperti bola-bola besar. Kemudian, baru kita lengkapi dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang lebih kecil. Apabila kita lebih mengutamakan memasukkan pasir dan batu kecil, maka dikhawatirkan, batu besarnya tidak akan masuk ke dalam ember.

Pertanyaan untuk kita semua: Apakaha bola besar dalam hidup kita?

Iklan

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: